Postingan

Your Reason Why You Should Major in Indonesian Literature

Sebelas Maret University invites foreign students to pursue their studies. The Indonesian Literature Study program is one of the majors offered. In this study program, foreign students have the opportunity to learn about the language and culture in Indonesia in more depth.  Why do you have to enter the Indonesian Literature Study program at Sebelas Maret University?  For a deeper understanding of the Indonesian language and culture, the Indonesian Literature Study program is the ideal choice. There are several reasons you should go in and study Indonesian literature:  1. Indonesian has now become an international language.  2. Culture in Indonesia is very unique and diverse. You will not find these cultures in other countries.  3. Indonesian teaches various types of fields, such as Philology, Linguistics, and Literature.  4. There are unique language styles and phonemes in Indonesian. For these reason, if you are interested in studying language and culture ...

Punya Bujet Tipis, Tapi Mau Liburan di Semarang? Kunjungi Wisata Ini Aja!

Gambar
Papan Nama Semarang Tawang Bank Jateng di Stasiun Tawang.   (Foto: Aurelia Elfianda Salsabilla) Semarang– Semarang bisa jadi sebuah pilihan untuk menghabiskan akhir pekanmu. Bagi kalian yang berasal dari Surakarta dapat melakukan perjalanan ke Semarang menggunakan KA Banyubiru dengan tarif Rp40.000 hingga Rp75.000. Kereta ini diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan dan berhenti di tujuan akhir, Stasiun Semarang Tawang. Berikut wisata yang bisa dikunjungi di Semarang dengan bujet hemat: 1.   1.     Kota Lama Kota Lama Semarang. (Foto: Cindi Nurhidayah) Apabila kalian sampai di Semarang pada Sabtu malam dan menginap di Hotel Raden Patah, kalian bisa langsung menikmati suasana malam minggu di Kota Lama. Terdapat berbagai jenis hiburan seperti live musik jalanan, badut, video booth 360°, dan kuliner di sepanjang jalan. Menurut Mustain, seorang pedagang es krim di Kota Lama, pertunjukan live music hanya ada di malam Minggu. Di beberapa waktu ter...

Liburan Ke Semarang? Cobaian Kuliner Ini, Yuk!

Gambar
Kota Lama salah satu landmark iconic Kota Semarang, Minggu (4/6/2023) (Foto : Cindi Nur) SOLO - Kalau kalian sedang berwisata di Kota Semarang, jangan lupa untuk sempatkan berkunjung ke kawasan Kota Lama. Kawasan ini dulunya adalah pusat perdagangan di zaman penjajajahan Belanda yang sudah berusia ratusan tahun. Banyak spot menarik dan Instagramable yang bisa kalian jelajahi di Kota Lama. Selain itu, Kota Lama juga mempunyai banyak kuliner mulai dari yang legendaris hingga kuliner yang hits. Berikut beberapa kuliner yang bisa kalian coba k etika berkunjung di Kota Lama: 1.       1.  Bakmi Kota Lama Warung Bakmi Semarang (Foto: Murni Kartika) Salah satu kuliner yang bisa kalian coba di Kota Lama adalah Bakmi Kota Lama. Jika tak ingin bakmi di sini juga menyediakan menu lain, seperti pangsit, bakso dan beberapa minuman yang bisa melepaskan dahaga. Bakmi yang dihidangkan memiliki banyak varian dengan cita rasa yang autentik dan topping yang melimp...

Minta Anak Muda Sadar Politik, Apakah Anggota Dewan Antikritik?

Gambar
  Anggota DPRD Surakarta, Ginda Ferachtriawan dalam talkshow “Anak Muda Sadar Politik” di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelah Maret, pada Kamis, 27 April 2023. (Foto: Vicky Fadly Ardana Putra) Surakarta - Anggota DPRD Surakarta, Ginda Ferachtriawan mengatakan, anak muda memiliki potensi yang besar untuk mampu terlibat ke dalam dunia politik. Untuk menjadikan suatu politik bersifat ideal dan lebih terbuka, maka dibutuhkannya anak muda yang sadar akan dunia politik. Hal ini disampaikannya dalam talkshow “Anak Muda Sadar Poltik”, di FIB, UNS. Kamis (27/04/2023) “Mengapa seorang anak muda harus melek politik? Karena mengikut data tahun 2019, yang mana mayoritas pemilih adalah anak muda, maka pada tahun 2024 diperkirakan sebanyak 60% pemilik suara adalah golongan muda. Sehingga, anak muda memiliki pengaruh yang cukup besar dalam bidang politik,” ucap Ginda. Salah seorang mahasiswa, Aurel mengajukan pertanyaan yang sifatnya cukup menarik, mengenai bagaimana cara meningkatkan ke...

Jelang Lebaran 2023, Terminal Jatisrono Wonogiri Masih Sepi Pemudik

Gambar
(Terminal Jatisrono masih sepi dari para pemudik pada hari Minggu, 02 April 2023. Sumber foto, dokumen pribadi Mentari Nurlita Ramadhan) Wonogiri – Menjelang Hari Raya Idulfitri tahun 2023, Terminal Jatisrono terpantau masih sepi dari para pemudik. Terminal penumpang tipe B dan terminal transit di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri ini belum dipadati oleh para pemudik dan bus-bus antarkota antarprovinsi. Menurut Rumini, salah satu pedagang oleh-oleh yang berjualan di sekitar terminal, penjualan oleh-oleh khas Wonogiri, serta kue-kue Lebaran masih sepi dari pembeli. Hal ini mungkin terjadi karena masih sepinya pemudik. Terminal Jatisrono saat ini hanya dipadati oleh pengguna angkutan umum dan bus kelas ekonomi antarkota. Selain itu, hanya ada satu dua bus nonekonomi antarkota dan provinsi yang beroperasi dengan jarak waktu berjauhan. “Kalau pemudik banyak yang pesan tiket secara online . Kebanyakan dari mereka (para pemudik) memesan tiket yang tanggalnya mendekati tanggal-t...

Penjualan Turun Setelah Pandemi Covid-19, Begini Curhatan Nelangsa Pedagang Pasar Ngudi Rejeki

Gambar
  Suasana lantai 2 Pasar Ngudi Rejeki yang sepi pembeli, Jum’at (26/2/2023). (Foto: Marcella Wahyu)     SURAKARTA – Pandemi Covid-19 yang sudah 2 tahun lebih lamanya melanda Indonesia, ternyata juga berdampak besar terhadap para pedagang di Kota Surakarta. Salah satu korban adalah para pedagang di Pasar Ngudi Rejeki Gilingan lantai dua. “Saat ini tuh jualan baju yang penting bisa buat makan sehari. Udah nggak peduli untung atau ruginya, soalnya kan ada yang jual barang ke kita juga karena ekonomi mendesak, jadinya kita timbal baliknya juga sama," ujar Darmi, salah satu penjual pakaian thrift di Pasar Ngudi Rejeki Gilingan, pada Minggu (26/02). Menurut Darmi, penjualan baju mengalami penurunan yang signifikan setelah adanya pandemi Covid-19. Hal ini bisa jadi disebabkan pembeli yang lebih memilih membeli kebutuhan pokok, daripada berburu pakaian thrift yang bukan termasuk kebutuhan primer. “Ya kan sekarang tuh banyak pembeli yang beli baju aja milihnya l...